Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Ende Gelar Bimtek Peliputan dan Penulisan Berita

Bawaslu Ende Gelar  Bimtek Peliputan dan Penulisan Berita

Ende, Bawaslu – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ende, menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Peliputan dan Penulisan Berita, yang diikuti oleh 15 staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Ende, di Kantor Bawaslu Ende, Rabu (26/8) mulai  pukul 11.00 hingga 17.30 Wita.

Bimtek dibuka oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Baharudin Hamzah, M.Si dan didampingi Ketua Bawaslu Ende Dr.Natsir B.Kotten, M.Pd dan anggota Basilius Wena, SH, Maria Uria Ie, S.Akun, serta Koordinator Sekretariat (Korsek) Rasyid Abubakar, S.Sos.

“Kegiatan dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang teknik peliputan dan penulisan berita, sehingga dapat menulis dan menghasilkan berita yang berkualitas serta layak untuk disajikan kepada masyarakat luas,” demikian disampaikan Ketua Bawaslu Ende dalam sambutan pembukaan.

Selain itu, Bahar mengapresiasi Bawaslu Ende, karena telah menunjukan kekompakan dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pengawas pemilu. Hal ini harus dijadikan tradisi dan harus dirawat agar tetap langgeng. “Bawaslu bekerja di jalan yang sunyi, tetapi dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas melalui proses pemilihan umum ,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, “Menulis adalah ketrampilan yang mesti dilatih, selalu memanfaatkan kesempatan, didukung kemauan pribadi serta fasilitas yang memadai.” Selain jenis berita straight news (berita langsung), staf juga mampu menulis buletin, opini, dan feature. Gunakan logika secara runut agar menghasilkan berita yang berkualitas serta dapat diterima oleh masyarakat.

Sementara itu, narasumber dari LPP RRI Ende Rosa Dalima mengatakan,  penulisan berita selalu berdasarkan peristiwa, fakta, pernyataan, gagasan dan opini terbaru yang berpengaruh dan menarik perhatian masyarakat. Menurutnya “Tujuan utama berita adalah untuk memenuhi rasa ingin tahu masyarakat”.

Ia mencontohkan dalam penyiaran berita melalui media elektronik, seperti RRI Ende, redaktur dan reporter perlu mempedomani kiat “ABC + 2S,” yakni  Accuracy (akurat, tajam, terpercaya), Bravity (singkat dan padat), Clarity (jelas tidak mengandung bias), dan Sincerity (apa adanya), Simplicity (sederhana).

Selain itu, Pemimpin Redaksi (Pemred) Flores Pos, Avent Saur, mengatakan “Tidak ada kegiatan menulis tanpa membaca, membaca harus menjadi habit atau kebiasaan. Ia mendorong staf Bawaslu Ende agar meningkatkan kemampuan literasi sehingga mendukung kemampuan penulisan berita. Menulis menurutnya “Lahir secara otodidak bukan karena peran fungsional  dalam struktur kelembagaan.”

“Penulisan berita dalam konteks pengawasan Bawaslu, menurutnya tidak hanya  menjalankan fungsi pers sebagai media informasi, tetapi juga menjalankan fungsi edukasi, hiburan, dan kritis/kontrol sosial. Apabila hal ini dijalankan, maka lembaga Bawaslu akan semakin bertumbuh dan berkembang serta mendapat apresiasi dari masyarakat ,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan narasumber dari LPP RRI Ende Rosa Dalima Domingga, SH., Pemred Flores Pos Avent Saur, dan Pimpinan Bawaslu NTT Baharudin Hamzah, M.Si sebagai tamu undangan khusus untuk memberikan pencerahan dan penguatan kapasitas sumber daya penulisan berita bagi staf Bawaslu Kabupaten Ende. Penulis: Yos Ilang