Bawaslu Ende Sosialisasi Pengawasan DPB di Tingkat Kelurahan
|
Ende, Bawaslu Kabupaten Ende - Sejumlah RT/RW se-Kelurahan Paupanda, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, mengikuti sosialisasi pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang diselenggarakan Bawaslu Ende di Aula Kelurahan Paupanda, Rabu (17/3/2022).
Sosialisasi Pemutakhiran DPB dihadiri Ketua Natsir B. Kotten dan Anggota Bawaslu Ende Basilius Wena dan Maria Uria Ie, Camat Ende Selatan H. Gadir Dean, Lurah Paupanda Muhammad Ali, peserta RT/RW se-Kelurahan Paupanda, staf kelurahan, serta dua narasumber yakni Ketua KPU Ende Dolorata M. Da Lopez Bi dan Sekretaris Disdukcapil Ende Syarul Yahya.
Ketua Bawaslu Ende Natsir B. Kotten, dalam kata pembuka mengatakan, tugas utama Bawaslu adalah melakukan pengawasan dan pencegahan sehingga dapat meminimalisir dugaan terjadinya pelanggaran pemilu.
Namun, jika ada yang melakukan pelanggaran maka Bawaslu akan bertindak sebagai eksekutor terhadap pihak yang melakukan pelanggaran sesuai dengan UU Pemilu dan aturan yang berlaku.
Natsir juga menambahkan, “Pencegahan harus dimulai dari hulu bukan hanya di hilir. Seperti halnya saat ini, Bawaslu melakukan pengawasan pemutakhiran data pemilih yang ditandai sebagai pembuka jalan akan dilaksanakan proses dimulainya tahapan pemilu serentak 2024 nanti,” jelas Natsir.

Dari Kiri: Ketua Bawaslu Ende Natsir B. Kotten, Camat Ende Selatan H. Gadir Dean, Lurah Paupanda Muhammad Ali, dan pembawa acara Sukirman Mahmud, saat acara pembukaan Sosialisasi Pemutakhiran DPB di Kantor Lurah Paupanda, Rabu (17/3/2022)/Foto: Wahyudin Dala
Sementara itu, Camat Ende Selatan H. Gadir Dean yang didaulat membuka acara kegiatan mengatakan, pemutakhiran DPB adalah amanat UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, bukan hanya seremonial belaka.
Menurutnya, ”Data pemilih berbasis RT/RW dan data itu sangat mahal, jangan main-main karena pemicu masalah data pemilih berasal dari bawah. Data, ibarat madu di tangan kanan dan racun di tangan kiri,” tegas Gadir.
Ia menambahkan, Bawaslu dan KPU itu dua lembaga penyelanggara, hanya keduanya berbeda kamar saja. Dulu penyelenggara bekerja menunggu tahapan pemilu dimulai, tetapi sekarang berbeda kedua lembaga ini bekerja sebelum tahapan pemilu dimulai.
“Selaku kepala wilayah, saya mengajak seluruh RT dan RW se-Kelurahan Paupanda agar mengikuti kegiatan ini secara serius serta berdialog dengan narasumber terkait masalah pemilu dan pemilihan, sehingga mampu membantu menyiapkan data pemilih di tingkat bawah,” ajak Gadir.

Anggota Bawaslu Ende Basilius Wena dan Dua Anggota KPU Ende Maria R. De’so, dan Fransiska D. Naga, saat kegiatan Sosialisasi Pemutakhiran DPB di Kantor Lurah Paupanda, Rabu (17/3/2022)/Foto: Wahyudin Dala
Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari para peserta yang dimoderatori oleh Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antara Lembaga (PHL) Bawaslu Ende Maria Uria Ie, serta pembawa acara Sukirman Mahmud.
Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Ende Syahrul Yahya mengatakan, data pemilih yang tidak memenuhi syarat harus memiliki bukti, misalnya orang yang meninggal dunia harus ada akte kematian sehingga namanya dicoret dari data kependudukan dan dafar pemilih tetap di KPU Ende.
Pemateri terakhir dari Ketua KPU Ende Dolorata M. Da Lopez Bi. Dolorata mengungkapkan, Bawaslu dan KPU adalah dua lembaga yang saling bersinergi. Selain itu, Disdukcapil juga merupakan mitra kunci yang menyiapkan data penduduk menjadi data pemilih.
Pemutakhiran DPB menurutnya sudah dimulai sejak Februari 2020. Perubahan daftar pemilih sejak tahun 2020 hingga Februari 2022 mengalami peningkatan. Daftar pemilih pemilu terakhir tahun 2019 di Kabupaten Ende sebesar 168.266 pemilih, saat ini meningkat menjadi 171. 473 pemilih.
Ia menghimbau, bilamana ada perubahan status warga di masing-masing RT/RW dapat melaporkan ke KPU Ende baik secara langsung maupun melalui aplikasi media sosial yang telah disiapkan oleh KPU Ende. Penulis: Putri Hutami – Editor: Yos Ilang