Bawaslu Kabupaten Ende Menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Kepada Kelompok Penyandang Disabilitas
|
Ende, Bawaslu Kabupaten Ende – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ende menggelar sosialisasi pengawasan pemilu kepada penyandang disabilitas yang bertempat di Ruang TK Harapan Bunda, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan, pada Rabu (01/10/2025).
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 20 orang penyandang disabilitas dan menghadirkan Dr. Natsir B. Koten, M.Pd, seorang akademisi dan mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Ende periode 2018-2023, sebagai narasumber. Turut hadir dalam kesempatan ini, jajaran komisioner dan seluruh staf Bawaslu Kabupaten Ende.
Sosialisasi dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Ende, Basilius Wena, S.H yang dalam sambutannya menekankan bahwa Pemilu dan Pemilihan harus dilaksanakan secara adil dan berintegritas. "Peran kelompok disabilitas perlu menjadi perhatian khusus karena sering dianggap tidak begitu penting untuk dilibatkan dalam pesta demokrasi," ujar Basilius Wena.
Basilius Wena melanjutkan dengan menyoroti kesetaraan hak penyandang disabilitas untuk mendapatkan pelayanan khusus dalam setiap peristiwa demokrasi di Indonesia.
"Kaum disabilitas merupakan warga negara yang haknya dijamin oleh undang-undang. Suara seorang difabel sama berharganya dengan suara seorang profesor dalam panggung demokrasi. Oleh karena itu, perlu ada kesetaraan dalam perannya sebagai warga negara dalam mengawal demokrasi " tegasnya.
Basilius kemudian menegaskan posisi Bawaslu yang harus hadir untuk mewadahi dan menjembatani hak-hak kaum disabilitas agar memiliki peran setara dalam pemilu yang akan datang.
"Bawaslu hari ini hadir bersama teman-teman disabilitas melalui sosialisasi untuk mengetahui informasi apa yang perlu menjadi saran perbaikan kedepannya karena merupakan tugas kami sebagai penyelenggara pemilu untuk memperbaikinya," jelasnya.
Basilius Wena menutup sambutannya dengan meresmikan pembukaan kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu kepada penyandang disabilitas.
"Atas izin Yang Maha Kuasa, saya selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Ende secara resmi membuka kegiatan sosialisasi ini. Semoga kegiatan hari ini mendapatkan manfaat yang baik untuk memperbaiki demokrasi kita kedepannya " ujar Basilius.
Sosialisasi dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr. Natsir B. Koten, M. Pd. Ia memulai pemaparannya dengan menyampaikan kekaguman kepada para penyandang disabilitas yang hadir dengan antusiasme tinggi meski memiliki keterbatasan. Sebagai sesama manusia, perbedaan diantara kita merupakan suatu keniscayaan. Justru perbedaan itu menjadikan kita kaya, tegas Dr. Natsir.
Dr. Natsir menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang inklusif terhadap perbedaan. Ia mengajak peserta untuk kritis dalam menentukan pilihan.
"Dalam memilih pemimpin itu harus mempertanyakan, dia ini pemimpin yang inklusif atau tidak. Jangan sampai tergiur dengan uang Rp100 ribu kemudian memilih pemimpin yang tidak memperhatikan kaum disabilitas." Ujarnya.
Dr. Natsir menambahkan bahwa dalam pesta demokrasi ke depan, pemilih harus menjadi pemilih yang cerdas, yaitu pemilih yang konsisten dengan pendiriannya, memilih dengan suara hati, dan tidak mudah tergiur janji-janji manis.
Ia menyimpulkan, "Nasib selama 5 tahun ke depan ditentukan oleh kesadaran kita dalam memilih pemimpin yang inklusif dan dapat memperhatikan kaum disabilitas."
Kegiatan di akhiri dengan arahan singkat dri ketua Bawaslu kab Ende, serta sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan resmi. Penulis: Humas Bawaslu Kabupaten Ende