Di Saku Kecil Saya Ada Nama Kamu
|
Ende, Bawaslu Kabupaten Ende – Ungkapan penuh filosofis dan syarat makna “Di Saku Kecil Saya Ada Nama Kamu.” Menggambarkan kecintaan seorang pemimpin yang dekat dengan bawahan dan mendorongnya agar terus berkarya hingga menghasilkan output berkualitas dan prestisius.
Hal ini disampaikan Kordiv SDMO, Natsir B. Kotten yang didapuk sebagai narasumber bersama Rasyid Abubakar, pada kegiatan Rapat Dalam Kantor dengan tema “Peran Sekretariat Dalam Proses Penyelesaian Sengketa Pemilu/Pemilihan,” di Kantor Bawaslu Ende, Jumat (4/6/2021).
“Tidak ada kata henti untuk berpikir maju dan berubah. Harus dimulai dari hal kecil hingga membentuk kebiasaan. Serius dan peka, kelak akan membentuk kepribadian yang tangguh. Selalu berbuat positif hingga menghasilkan sesuatu yang membanggakan,” tuturnya.
Natsir menambahkan, sumber daya manusia Bawaslu harus dibangun dari diri kita sendiri. Kita harus bergandegan tangan, bekerjasama, dan jauhkan sikap individu demi kepentingan bersama.
Jangan selalu menunggu petunjuk dan komando atasan. Bekerjalah dari hati dan dengan hati berdasarkan tupoksi. Kalian harus proaktif, inisiatif dan kreatif. Jalani tugas yang diberikan negara secara penuh dan bertanggung jawab. Negara telah memberikan ruang untuk kita berkreasi dalam sistem pengawasan yang terpadu.
Belajarlah dari hal yang kecil. Jangan takut salah. Mulailah dengan metode ‘trial and error.’ “lakukan berkali-kali hingga akhirnya mendapatkan cara yang paling sesuai. Karena kesalahan itu bagian kecil yang dapat dicatat untuk dievaluasi dan sebagai bahan pembelajaran,” harapnya.
Sementara itu, Rasyid Abukabar, juga mengungkapkan, kunci untuk mencapai kesuksesan adalah ‘kedisiplinan.’ Dengan disiplin yang tinggi membuat kita semakin percaya diri. Dan pekerjaan yang ingin diselesaikan akan semakin mudah sesuai rencana dan tujuan.
Kita harus mampu melaksanakan tugas dan fungsi sesuai aturan. Sehingga akan berdampak pada keseimbangan kerja. “Apabila seluruh komponen dari setiap divisi tidak difungsikan dengan baik maka akan menimbulkan ketimpangan atau unbalance,” tegasnya.
Ia berharap para staf Bawaslu Ende, tekun dan selalu memanfaatkan waktu dengan bekerja. Banyak hal yang harus dikerjakan. Peran sekretariat dalam mendukung proses penyelesaian sengketa sangat urgen. “Tanpa SDM yang andal eksistensi kesekretariatan akan goyah dan mempengaruhi kualitas proses administrasi penyelesaian sengketa Pemilu/Pemilihan,” pungkasnya. Penulis: Yos Ilang