Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Pengawasan DPB, Bawaslu Gunakan Inovasi Google

Tingkatkan Pengawasan DPB,  Bawaslu Gunakan Inovasi Google

Ende, Bawaslu Kabupaten Ende –  Guna meningkatkan kinerja pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan (DPB), Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan optimalisasi pengelolaan DPB dengan menggunakan inovasi Google (Google Drive dan Spreadsheet).

Google Drive digunakan untuk menyimpan berita acara (BA) Pleno hasil pengawasan DPB Bawaslu kabupaten/kota sehingga lebih efektif dan efisien.

Sedangkan Google Spreadsheet digunakan untuk rekapitulasi jumlah DPB yang akan diinput oleh Bawaslu kabupaten/kota.

Selain itu, Google Spreadsheet juga dapat menganalisa daftar inventaris masalah DPB terkait keterangan perubahan jumlah DPB atau masalah yang ditemui saat pengawasan pemutakhiran DPB.

Hal ini disampaikan Anggota Bawaslu NTT, Jemris Fointuna, saat kegiatan Rapat Hasil Pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021 Triwulan III secara daring, yang diikuti oleh Ketua dan Anggota 22 Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTT, Selasa (12/10/2021).

Jemris juga mengatakan, pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan harus dilakukan secara dini. Dengan tujuan untuk memperbarui data pemilih, seperti menambahkan pemilih baru, mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat, dan memperbarui elemen data pemilih secara berkelanjutan.

Menurutnya, Bawaslu harus selalu berkoordinasi dengan KPU, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di masing-masing kabupaten/kota untuk mendapatkan berbagai informasi data penduduk.

Data penduduk yang diperoleh dari Disdukcapil yakni penduduk yang telah melakukan perekaman KTP-Elektronik,  penduduk meninggal dunia, beralih status  dari WNI menjadi WNA, belum berusia 17 tahun namun sudah menikah, serta perubahan nama atau alamat domisili.

Ia meminta Bawaslu kabupaten/kota agar menginput dan menyimpan data hasil pengawasan DPB, melalui link yang telah disediakan seperti Google Drive, Spreadsheet Rekapitulasi DPB, Spreadsheet Daftar Inventaris Masalah DPB.  Penulis: Yos Ilang/Editor