Lompat ke isi utama

Berita

Bangun Sinergi, Bawaslu Kabupaten Ende Gelar Konsolidasi Demokrasi Bersama PSI

-

Kordiv HP2H, Miftah Faridl, S.Sos didampingi Kasubag P3S dan Hukum, Elisabeth Renggi, S.Sos dan staf melakukan foto bersama pengurus PSI usai pelaksanaan konsolidasi demokrasi, Jumat (19/06/2026).

Ende, Bawaslu Kabupaten Ende - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ende terus bergerak aktif membangun sinergi demi mewujudkan pesta demokrasi yang bersih dan berintegritas. Terbaru, Bawaslu Kabupaten Ende menggelar kegiatan Konsolidasi Demokrasi dengan menyambangi Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Ende pada Jumat (19/6/2026).

Rombongan Bawaslu dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Miftah Faridl, S.Sos. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Kepala Subbagian (Kasubag) Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) dan Hukum, Elisabeth Renggi, S.Sos, bersama jajaran staf divisi.

Kedatangan tim pengawas Pemilu ini disambut hangat oleh Ketua DPD PSI Kabupaten Ende, Awaludin Sutoro, yang didampingi oleh jajaran pengurus harian partai.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut, kedua belah pihak membedah sejumlah isu krusial yang kerap menjadi tantangan dalam pelaksanaan pemilu di daerah. Fokus utama pembahasan tertuju pada pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/POLRI, serta Kepala Desa agar jalannya kontestasi tetap adil dan bebas dari intervensi kekuasaan.

Selain masalah netralitas, isu klasik namun krusial seperti politik uang (money politics) juga menjadi sorotan tajam. Bawaslu menekankan perlunya edukasi politik yang masif agar masyarakat tidak terjebak dalam praktik pragmatis tersebut. Tak kalah penting, forum ini juga menggarisbawahi isu keterlibatan dan keterwakilan perempuan dalam ranah politik praktis agar hak-hak politik mereka dapat terakomodasi dengan baik.

Kordiv HP2H Bawaslu Ende, Miftah Faridl, S.Sos., menegaskan bahwa pengawasan Pemilu tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya kolaborasi yang kuat dari partai politik sebagai pilar demokrasi.

"Konsolidasi ini menjadi ruang strategis bagi kami untuk menyamakan persepsi. Kami mengajak PSI dan seluruh elemen parpol di Ende untuk bersama-sama membentengi pilkada dari praktik politik uang dan memastikan netralitas ASN, TNI/Polri, hingga tingkat kepala desa benar-benar terjaga. Kami juga mendorong peran aktif keterlibatan perempuan demi demokrasi yang lebih inklusif," ujar Miftah Faridl.

Pertemuan ini diakhiri dengan sebuah komitmen bersama antara Bawaslu Kabupaten Ende dan DPD PSI Kabupaten Ende. Kedua belah pihak sepakat untuk mengawal seluruh tahapan Pemilu dengan menjunjung tinggi regulasi yang berlaku.

PSI Kabupaten Ende menyatakan kesiapannya untuk menginstruksikan seluruh kader dan simpatisannya agar aktif melakukan pencegahan pelanggaran di lapangan serta menciptakan iklim politik yang sehat, aman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Ende. Penulis: Humas Bawaslu Kabupaten Ende.

-
Konsolidasi demokrasi Bawaslu-PSI Kabupaten Ende, Jumat (19/06/2026).